gototopgototop
Home » Seni & Budaya » Kenduri Tahunan Kampung Maling
 
Kenduri Tahunan Kampung Maling
Ditulis oleh Implong Djeus Syafi'   
Senin, 24 Agustus 2009 00:00

 

Kembali lagi...
dan kita kembali lagi
memperingati detik pertama naskah itu dibacakan
di atas mimbar
di hadapan juta kepal tangan
oleh sosok berbaju putih berpeci hitam
yang tak pernah kita lihat lagi kerut dahinya
gigi putihnya
suara harimau-nya
gelora birahi berontaknya

kembali lagi
dan kita kembali lagi
menerawang gundukan mimpi-mimpi
yang tekubur puing gempa panjang kekacauan
jauh puluhan tahun silam
dipekat rimba, dicuram jurang

kembali lagi
dan kita kembali lagi
menengok naskah tua itu disimpan temaram
tanpa mau tahu
untuk apa ia disimpan
untuk apa peristiwa itu didokumentasikan
ya, sepertinya kita tidak pernah sekali pun ingin tahu tentang itu

kembali lagi
dan kita kembali lagi
serempak mengangkat tangan
memberi hormat merah dan putih
yang melambai di atas tiang baja rapuh
diiringi dendang renta lagu perjuangan
sumbang terdengar
tetabuhan perkusi
dan pita suara yang serak oleh jerat dasi

serentak tepuk tangan bergemuruh
hingga retak perisai garuda
luka sayapnya
sesak dadanya
bergetar kepalanya
berai bulu ekornya
dan tiba-tiba semua tampak asing baginya
lalu bisu sila-sila
ditindih birahi
pekat asap tungku pesta
gegap gempita dansa
denting cawan
dan kerumunan toga

kembali lagi
dan kita kembali lagi
tanpa pernah bertanya apalagi menjawab
“Tentang Arti Kemerdekaan”

Sudah taukah kita
berapa banyak keringat yang telah terperas?
berapa banyak darah yang telah tumpah?

Sudah taukah kita
berapa daging yang telah membusuk?
berapa kepala yang pecah sia-sia?

Sudah taukah kita
berapa kaki yang terpasung?
berapa lengan yang tercincang?

Sudah taukah kita
berapa bapak yang telah dirindukan?
berapa ibu yang telah diratapi?

Sudah taukah kita
berapa anak yang beku menangisi batu?
dan berapa kekasih yang kaku pilu?

sudah berapakah?!
sudah berapakah luka yang kita obati?
Ayo, jawab, Sayang!

Kita kembali merayakan
MOMENTUM KEMERDEKAAN
untuk yang kesekian kali
dengan pesta dungu dan kembang api
dengan upacara dan kenduri
dengan sesaji yang hampir basi
tanpa doa syukur
apalagi kado
bagi jiwa yang terkubur

-im-

Comments
Add New Search
Horassssssssssss!!!!!!!!
mantap bro (125.162.51.xxx) 2009-08-31 00:27:37


yayayaya
dora (118.137.40.xxx) 2009-09-03 00:15:51

setuja, bung
ram tam tam
nafiz (118.137.40.xxx) 2009-09-03 00:30:41

hanya ada satu kata, lawan.

satu barisan satu cinta, cak



yg lain mana?
hamam (118.137.40.xxx) 2009-09-05 02:27:55

puisi-puisi implong djeus syafi yg lainnya mana? tampilkan duonk

gw salah satu
orang yg menggemari puisi-puisinya, karena berangkat dari refleksi dan sarat
dengan kedalaman makna.

kepadaku dia pernah bilang, "mam, bagiku, puisi
adalah refleksi dari keakuan"

thanks
oke
noer wahid (118.137.40.xxx) 2009-09-05 02:33:57

...dan aku pun belum tahu
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Home | Chat Room | Invite your friends | Twitter | Webmail | Mobile Version
__________________________
PMII Komfeis Blog Ahmad Makki UIN Jakarta Watch
http://everythingaboutcancers.blogspot.com/ http://cancer-ology.blogspot.com/ http://everythingcancers.blogspot.com/ http://studyofcancers.blogspot.com/ http://studyforcancer.blogspot.com/ http://studyforcancers.blogspot.com/ http://cancerallinone.blogspot.com/ http://answer-cancer.blogspot.com/ http://everything-cancer.blogspot.com/ http://everything-cancers.blogspot.com/
Copyright © 2008 PMII Cabang Ciputat, All Rights Reserved. Developed by Arthaloka