| Profil FOKSIKA Ciputat |
|
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Selanjutnya proses peningkatan dan prestasi pembangunan nasional di usahakan melalui perhimpunan potensi alumni PMII yang di arahkan, satu sisi untuk memperkokoh landasan berpijak kepada nilai-nilai budaya bangsa yang bersumber dari pancasila dan UUD 45, serta nilai-nilai yang terkandung dalam fitrah kelahiran PMII yaitu Islam Ahlussunah Wal jama'ah. Disisi Lain, dalam menghimpun alumni PMII itu diarahkan kepada usaha untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, makin memperkokoh dan memperdalam wawasan kebangsaan Indonesia serta semakin tegak tumbuhnya kehidupan konstitusional, demkratis berdasarkan hukum yang berlandaskan UUD 1945.
Forum Komunikasi dan Silaturahmi Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (FOKSIKA PMII), sebuah nama yang sangat panjang, sepanjang waktu yang dihabiskan dalam menggagas pendiriannya, sebut saja sahabat Drs. H. Mahbub Djunaidi, Drs. H. Zamroni, Drs. Abduh Padare, Prof.Dr. Chotibul Umam dan beberapa sahabat alumni lainnya, pada akhir tahun tujuh puluhan tidak bosan-bosan menyatukan pikiran, menggabung-gabungkan gagasan yang terpendam dalam dada dan kepala alumni PMII. potensial, berbobot, capable, marketable, itulah sebenarya alumni PMII, tapi bagaimana menyatukannya menjadi kekuatan besar yang mampu membuat karya besar dan berkiprah besar terhadap pembangunan bangsa seperti yang tertuang dalam sair mars PMII pembela bangsa penegak agama. Maka barangkali tidak heran setelah bangsa Indonesia mencapai kemerdekaanya yang ke 60 masyarakatnya tetap tertinggal dan terbelakang, karena pembela dan penegaknya enggan menyatu dalam kekuatan besar.
Sesungguhnya didalam nama FOKSIKA yang panjang itulah terkandung makna dan nilai yang sangat panjang, lewat komukasi segala persoalan person, masyarakat bahkan bangsa akan dapat di pecahkan, termasuk ketertundaan masa depan alumni PMII di UIN dan perguruan tinggi lain serta instansi pemerintah dan institusi/lembaga masyarakat. lewat komukasi dapat dibangun kebersamaan, dapat dijewantahkan kata sahabat dalam sebuah persahabatan dan persaudaraan. Berjuang bersama, lelah bersama, maju bersama, memperoleh kejayaan bersama.
Di dalam nama FOKSIKA jiwa silaturahim dibangun, senasib seperjuangan dikembangkan, kaderisasi disemua tingkatan dilestarikan, sekecil apapun jiwa peduli dan eksistensi diri yang dimiliki, bila disemai dalam kasih sayang, rasa kebersamaan itulah yang pada akhirnya dapat menyatukan potensi besar dalam komunitas yang besar dan karya besar bagi bangsa dan negara. |

